___________________________________
Bismillahirrohm aanirrohiim.Alk hamdulillah, wash sholaatu was
salaamu 'ala Rasuulillah wa 'ala aalihi washohbihi ajma'iin. Kami berniat ngaji
karena Engkau ya Allah, berilah kami ilmu yang bermanfaat dan barokah. Aamiin,
ya Mujiibassaa-ili in.
_______________
_______________
Sebongkah emas teronggok di tepi jalan. Tiga mayat tergeletak di sampingnya.
Yang satu kepalanya pecah, adalah mayat orang yang diperintahkan untuk pergi ke
pasar membeli makanan. Sedangkan dua mayat lainnya, keduanya mengeluarkan buih
dari mulut mereka, adalah mayat dua temannya yang menunggui emas itu agar tak
hilang diambil orang.
Mula-mula timbul pemikiran dalam hati orang yang disuruh pergi ke pasar
untuk membeli makanan itu. "Untuk apa aku harus membagi emas itu bersama
mereka?. Tidak. Emas itu harus menjadi milikku saja. Akan aku taruh racun dalam
makanan untuk membunuh mereka berdua".
Sementara dua orang yang menunggu emas itupun sedang berembug : "Kalau
orang yang pergi ke pasar itu kita bunuh, maka emas ini menjadi milik kita
berdua saja. Kamu setengahnya, aku setengahnya". Setelah mereka
sepakat,tanpa basa basi, begitu orang yang membeli makanan datang, langsung
dihantam kepalanya dengan batu. Matilah ia seketika itu juga.
Kemudian sambil tertawa-tawa, kedua orang itupun menyantap makanan yang
dibawa oleh orang yang mereka bunuh itu, padahal tadi dia telah menaruh racun
yang sangat mematikan ke dalam makanan itu. Mati jugalah mereka berdua seketika
itu.Tinggallah sebongkah emas teronggok di pinggir jalan, dan 3 mayat tergeletak
di tempat itu.
"Inilah fitnah dunia. Inilah fitnah harta. Berhati-hatilah kalian
semua wahai para sahabatku"
Begitulah Nabi 'Isa As. menasehati para
sahabatnya, tentang tipudaya dunia.
Allahumma, iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin. Ihdinashshiroth ol mustaqiim.
_________________________
No comments:
Post a Comment