Friday, November 17, 2017

Nabi Isa Menasehati Sahabatnya.



___________________________________
Bismillahirrohmaanirrohiim.Alkhamdulillah, wash sholaatu was salaamu 'ala Rasuulillah wa 'ala aalihi washohbihi ajma'iin. Kami berniat ngaji karena Engkau ya Allah, berilah kami ilmu yang bermanfaat dan barokah. Aamiin, ya Mujiibassaa-iliin.
_______________
Sebongkah emas teronggok di tepi jalan. Tiga mayat tergeletak di sampingnya. Yang satu kepalanya pecah, adalah mayat orang yang diperintahkan untuk pergi ke pasar membeli makanan. Sedangkan dua mayat lainnya, keduanya mengeluarkan buih dari mulut mereka, adalah mayat dua temannya yang menunggui emas itu agar tak hilang diambil orang.


Mula-mula timbul pemikiran dalam hati orang yang disuruh pergi ke pasar untuk membeli makanan itu. "Untuk apa aku harus membagi emas itu bersama mereka?. Tidak. Emas itu harus menjadi milikku saja. Akan aku taruh racun dalam makanan untuk membunuh mereka berdua".

Sementara dua orang yang menunggu emas itupun sedang berembug : "Kalau orang yang pergi ke pasar itu kita bunuh, maka emas ini menjadi milik kita berdua saja. Kamu setengahnya, aku setengahnya". Setelah mereka sepakat,tanpa basa basi, begitu orang yang membeli makanan datang, langsung dihantam kepalanya dengan batu. Matilah ia seketika itu juga.

Kemudian sambil tertawa-tawa, kedua orang itupun menyantap makanan yang dibawa oleh orang yang mereka bunuh itu, padahal tadi dia telah menaruh racun yang sangat mematikan ke dalam makanan itu. Mati jugalah mereka berdua seketika itu.Tinggallah sebongkah emas teronggok di pinggir jalan, dan 3 mayat tergeletak di tempat itu.
"Inilah fitnah dunia. Inilah fitnah harta. Berhati-hatilah kalian semua wahai para sahabatku" 

Begitulah Nabi 'Isa As. menasehati para sahabatnya, tentang tipudaya dunia.
Allahumma, iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin. Ihdinashshirothol mustaqiim.
_________________________

No comments:

Post a Comment