Bismillahirrohm aanirrohiim.Alk hamdulillah, wash sholaatu was
salaamu 'ala Rasuulillah wa 'ala aalihi washohbihi ajma'iin. Kami berniat ngaji
karena Engkau ya Allah, berilah kami ilmu yang bermanfaat dan barokah. Aamiin,
ya Mujiibassaa-ili in.
_______________
(Masih mengkritisi sikap umat Islam terhadap kitab suci al Quran)
_______________
(Masih mengkritisi sikap umat Islam terhadap kitab suci al Quran)
Adab-adabnya membaca al Quran itu banyak, tetapi adab yang paling penting
dan paling wajib ialah, hendaklah orang yang membaca al Quran itu harus
mentadabburi, memahami, dan menghadirkan hati pada apa yang dibacanya.
(Kitab Nashoihuddiniyy ah, Syaikh 'Alwy al Haddad, hal : 44)
Adab ini jelas paling penting dan paling wajib, karena al Quran itu
diturunkan untuk sebagai pedoman hidup yang harus "diamalkan"
petunjuk-petunj uknya. Bukan hanya "bacaan" yang sudah cukup
dengan hanya "dibaca-baca" saja. Dan untuk bisa mengetahui "apa
petunjuk-prtunj uk" al Quran itu, maka membacanya harus pelan-pelan,
ditadabburi, difahami, dan hatipun harus hadir pada apa yang dibacanya itu.
(Tentu saja ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang faham bahasa Arab).
Tapi bagi kita yang tidak faham bahasa Arab, maka membaca al Quran dengan
"pelan" atau dengan "cepat" saya kira sama saja. Sama-sama
tidak tahu isinya. Sama-sama tidak tahu maksudnya. Baca pelan tidak faham, baca
cepat apalagi.
Itulah sebabnya, saya tegaskan sekali lagi, bahwa jika kita ingin
"mengetahui" isi petunjuk-petunj uk kitab suci al Quran, maka
kita harus memiliki / mendatangi " majlis ta'lim". Yaitu majlis yang
di situ dibacakan kitab-kitab klasik karya para ulama salafussalih. Karena
hanya kitab mereka itulah yang menjabarkan apa yang diajarkan oleh al Quran dan
al Hadits sebagai sumber ajaran-ajaran Islam yang harus kita laksanakan.
Dan untuk itu, mestinya majlis-majlis yang harus diadakan dan digalakkan dan
diramaikan adalah "majlis-majlis ta'lim". Majlis-majlis yang
me-ngerti-kan masyarakat dan me-mintar-kan masyarakat akan ajaran-ajaran
agamanya. Bukan majlis-majlis lainnya.
Ya Allah….Perbanya klah di bumi-Indonesia ini "majlis-majlis
tholabil 'ilmi" dan limpahkan dalam hati kaum muslimin untuk
"semangat" mendatanginya, atau setidak-tidakny a "mau"
sajalah. Sehingga mereka bisa faham dan bisa mengamalkan ajaran-ajaran-M u.
Aamiiin. ( Mandi po ora luweh, sing penting wis donga ).
No comments:
Post a Comment